cara investasi saham Apakah bursa efek itu? ~ ahaddin arhamda sibarani
Investasi saham menjadi salah satu opsi yang paling menjanjikan di pasar modal. Namun, bagaimana cara membedakan antara akun trading dan investasi saham tersebut? Berikut pembahasan lengkapnya:
Daftar ISI
Membedakan Akun Trading dan Investasi Saham

Akun trading dan investasi saham memang terdengar mirip, meskipun pada kenyataannya keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Simak perbedaannya berikut ini:
1. Tujuan Investasi
Tujuan dari investasi saham adalah untuk jangka panjang. Anda bisa memilih saham dari perusahaan yang memiliki potensi keuntungan masa depan yang baik. Sedangkan pada akun trading, tujuan utamanya adalah mendapatkan keuntungan dalam waktu yang cukup singkat, yaitu di bawah satu tahun.
2. Pengambilan Keputusan
Pengambilan keputusan dalam trading saham harus lebih cepat dan tepat. Hal ini karena trading lebih bersifat short-term, sehingga investor harus pintar membaca indikator dan memilih timing yang tepat. Sedangkan pada investasi saham, Anda bisa lebih santai dalam memilih saham karena jangka waktunya cukup panjang.
3. Resiko
Resiko dalam akun trading relatif lebih besar dibandingkan investasi saham. Hal ini karena trading lebih peka terhadap perubahan harga saham dan fluktuasi pasar. Sementara dalam investasi saham, resiko bisa dihilangkan dengan cara memilih saham pada perusahaan yang sudah teruji dan memiliki rekam jejak yang baik.
Melihat perbedaan di atas, Anda bisa menentukan mana yang lebih cocok untuk Anda antara akun trading dan investasi saham. Namun sebelum memutuskan untuk mengambil investasi saham, ada baiknya mengikuti beberapa langkah untuk memulai investasi saham, terutama bagi pemula.
Langkah Memulai Investasi Saham Bagi Pemula

1. Belajar Dasar-dasarnya
Sebelum memulai investasi saham, sebaiknya belajar dasar-dasar terlebih dahulu. Anda bisa belajar tentang laporan keuangan, cara membaca grafik, mengenali pola pergerakan saham, dan masih banyak lagi.
2. Pahami Jenis Investasi Saham
Ada beberapa jenis investasi saham, dan untuk pemula sebaiknya memilih investasi saham jangka panjang. Jenis investasi yang paling cocok untuk pemula adalah reksadana saham, karena cukup mudah dan minim resiko.
3. Tentukan Tujuan Investasi
Tentukan tujuan investasi saham Anda, apakah untuk kepentingan jangka panjang atau ingin mencoba trading jangka pendek. Carilah informasi sebanyak-banyaknya mengenai industri dan perusahaan yang akan menjadi pilihan investasi.
4. Tentukan Jumlah Investasi yang Sesuai
Investasi saham sebaiknya dimulai dengan dana yang kecil terlebih dahulu. Jangan terburu-buru menggunakan seluruh uang tabungan Anda, karena investasi saham memiliki tingkat resiko yang cukup tinggi.
5. Pilih Perusahaan Sekuritas Terbaik
Cari perusahaan sekuritas terbaik yang bisa membantu Anda dalam memulai investasi saham. Beberapa kriteria yang harus dipenuhi dari perusahaan sekuritas adalah legalitas, biaya transaksi yang rendah, dan terpercaya.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, maka Anda sudah siap untuk memulai investasi saham. Namun, ada beberapa hal penting yang harus dihindari saat berinvestasi saham.
Hal yang Harus Dihindari Saat Berinvestasi Saham
1. Tidak Mengambil Risiko
Investasi saham memang membutuhkan risiko, sehingga sebaiknya jangan terlalu takut dalam mengambil risiko. Selalu belajar dengan pengalaman Anda sendiri, dan jangan takut untuk mencoba hal-hal baru.
2. Memilih Saham Berdasarkan Gengsi
Jangan hanya memilih saham berdasarkan gengsi. Pilih saham yang fundamentalnya baik dan memiliki prospek masa depan yang baik. Hindari untuk terjebak pada saham yang sedang populer pada waktu tertentu, namun mengalami penurunan ketika hype-nya telah berakhir.
3. Tidak Memantau Pergerakan Harga Saham
Tidak sama sekali memantau pergerakan harga saham juga bisa menjadi kesalahan fatal. Pastikan Anda selalu memperhatikan pergerakan pasar dan berita ekonomi yang terbaru agar bisa menentukan strategi investasi yang tepat.
4. Menaruh Semua Telur pada Satu Keranjang
Jangan menaruh seluruh uang investasi saham Anda pada satu perusahaan saham saja. Ada baiknya menyebar investasi Anda pada beberapa perusahaan saham agar resiko kerugian bisa diminimalisir.
Dengan menghindari hal-hal di atas, maka investasi saham Anda akan lebih aman dan menguntungkan. Selain itu, hindari juga investasi saham pada waktu yang kurang tepat seperti saat situasi ekonomi sedang tidak stabil atau takut terhadap dampak sesuatu kejadian seperti pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini.
Kesimpulan
Sebelum memutuskan untuk memulai investasi saham, Anda perlu memahami perbedaan antara akun trading dan investasi saham. Selain itu, ikuti langkah-langkah yang tepat dalam memulai investasi saham dan hindari kesalahan-kesalahan umum saat berinvestasi saham. Dengan demikian, investasi saham Anda bisa lebih aman dan menguntungkan dalam jangka panjang.
